Jumat, 23 November 2018

Story of happiness



Ketika diri tak lagi kuat menjalani segala hal yang ada, saat itu tak sedikit orang yang terus menerus bermimpi. Namun ada satu hal yang perlu diingat, seindah apapun mimpi itu sadarkah kalau itu hanya sebatas mimpi? Berawal dari mimpi tak berarti, menjadi angan-angan yang menusuk di hati. Sendu melagu, sendu berubah menjadi kalimat puitis yang hanya mampu dimengerti oleh diri sendiri. Tak jarang ku berada pada sebuah fantasi lunatic dimana ada ruang untukku bebas didalamnya, melebur, menyatu, hancur, utuh, karena ini duniaku, yang tak tersentuh oleh siapapun. Perasaan galau, resah, gelisah, gundah yang tak karuan menerpa. Keadaan dimana kita menghendaki sepi sebagai penenang dalam menghadapi lelahnya keramaian. Saat itu pula ku menyadari bahwa “silence” menjadi suatu tindakan yang tepat ketika kita dihadapi oleh suatu pilihan perjalanan hidup yang lurus ataupun berliku, baik ataupun buruk, hitam ataupun putih, mencintai ataupun melupakan, bahkan sebuah perjuangan atau perasaan yang akan dikorbankan. Semua kelabu, separuh warna hidupku hilang dalam mimpi. Semua yang nyata hanya akan membuatku takut, pada akhirnya aku hanya akan lari dari kenyataan.

Di bawah langit kelabu dan bulan aku menangis menutup mataku, bahkan ketika bunga-bunga yang bermekaran dengan indahnya pun suatu saat akan layu juga. Ku merenung meratapi nasib yang akan menghampiriku, malam ini aku tenggelam dalam air mata dan keheningan malam. Ku kembalikan semua masalah dan perasaan ku kepada Sang Maha Pemilik Hati. Ku yakin, tidak ada yang buruk di dunia ini, bahkan duri tajam yang tumbuh pada mawar sekalipun tetap indah menghiasi dengan cantik. Apa yang terjadi, akan terjadi.


Hatimu tau arahnya, dengarkan dia, buatlah keputusan, ambillah kesempatan, berubahlah, dan kau akan menemukan titik cahaya pembebasan diri menuju fase keindahan dalam proses pendewasaan diri. Suatu hari nanti, saat kau menoleh ke belakang kau akan sadar betapa bahagianya dirimu. Bukan karena segalanya sempurna, tapi karena kau menemukan kesempurnaan di dalam yang terburuk.  Lagi-lagi kau tersadar bahwa hatimu hanyalah dalam genggaman-Nya bukan dalam genggaman makhluk-Nya. Karena itu tutuplah matamu tentang hal yang telah berlalu, ambillah hikmahnya, dan bukalah hati serta matamu terhadap hal positif yang menghampirimu. Tersenyumlah karena badai telah berlalu, kamu berhak untuk bahagia. Ya.. hidup ini seperti pensil yang pasti akan habis tetapi meninggalkan tulisan-tulisan yang indah dalam kehidupan. Teruslah melangkah hadapi kenyataan.

 Setiap hari adalah hari baru, dan kamu tidak akan pernah bisa menemukan kebahagiaan jika tidak melanjutkan perjalanan. Jemputlah kebahagiaanmu dari pintu manapun, hadapilah rintangan dengan senyuman karena aku percaya jika kita belum belajar tentang kesedihan, maka kita tidak akan bisa menghargai sebuah kebahagiaan. Cara terbaik membayar momen yang indah adalah menikmatinya. Nikmati kebahagiaanmu saat ini dan bersyukurlah kepada Sang Ilahi.


Kamis, 05 Februari 2015

BIODATA

Nama Lengkap : Wafiq Hafifah
Tempat/ Tanggal Lahir: Palangka Raya, 04 September 2000
Study : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Program Studi : Pendidikan Agama Islam

Kamis, 29 Januari 2015

Perbedaan antara blog dan WEB



 sumber :  http://d-genera.blogspot.com/2013/07/perbedaan-antara-blog-dan-website.html
 1.  Menurut Wikipedia
Menurut Wikipedia, blog adalah sebuah situs diskusi yang terdiri dari enteri diskrit yang dipublikasikan di WWW (World Wide Web). Sementara website adalah sekumpulan halaman web terkait yang disajikan dari satu domain.
"Blog merupakan kontradiksi dari web log"
"Website merupakan kontradiksi dari situs di web"

2.  Berdasarkan Kontennya
Sebuah blog dapat berisi berbagai macam konten. Topik-topik posting dapat berupa bahasan mengenai teknologi, fashion, produk tertentu, atau mengenai aktor dan atlet tertentu dengan sensasi yang baru. Sebuah blog bertindak seperti sebuah majalah digital dengan berbagai kejutan bagi pembacanya setiap hari. Di sisi lain, sebuah website mewakili satu produk, satu orang, dan teknologi yang serupa. Dengan kata lain, website memiliki isi dengan genre serupa.

3.  Formal dan Informal Konten
Blog dan Website menggunakan nada yang berbeda untuk menangani pembacanya. Website ini umumnya menggunakan nada atau bahasa formal untuk menggambarkan isinya sementara blog biasanya menggunakan nada atau bahasa yang jauh lebih sederhana dan informal untuk deskripsi kontennya.

4.  Coding
Ketika membicarakan blog dan website, orang biasanya takut dengan coding. Jika Anda memilih blog, Anda tidak perlu khawatir! Untuk menciptakan sebuah blog, Anda tidak perlu seorang yang ahli di bidang pengkodean. Anda cukup mendownload template dan memulai dengan belajar dasar-dasar pengkodean. Berbeda dengan website, Anda harus paham dan mengerti pengkodean seperti HTML5, CSS3, PHP, dan lain-lain.

5.  Daftar Konten
Sebuah blog memiliki daftar kronologis postingan. Semua tulisan yang telah Anda buat disusun dari yang terbaru sampai terlama. Setiap kali Anda mengunjungi sebuah blog biasanya Anda langsung menemui daftar beberapa konten yang pernah diposting oleh pemiliknya. Sementara bila Anda mengunjungi website, Anda tidak akan menemui daftar itu. Data yang ada dalam website biasanya statis.

6.  Homepage
Untuk blog dan website, homepage sama sekali berbeda. Dalam sebuah website, homepage menjelaskan isi dasar situs web. Ini akan memberitahu pengunjung tentang jenis produk yang ditawarkan oleh website itu. Namun, homepage blog dibanjiri berbagai tulisan yang telah diposting.

7.  Rating
Sebuah blog sebagian besar dianggap aktif tergantung pada jumlah pengunjung aktif yang dimilikinya. Jumlah pembaca menentukan peringkat blog. Sebuah rating yang baik sangat penting untuk blog untuk berhasil dan mendapatkan lalu lintas sebanyak mungkin. Di sisi lain, sebuah website tidak dipengaruhi oleh hal-hal seperti pada blog.

8.  Waktu
Waktu yang tepat sangat penting untuk sebuah blog yang sukses! Anda perlu mengirim posting Anda biasanya antara pukul 08.00 sampai jam 12.00 untuk menarik pembaca ke blog Anda. Namun pada website, waktu tidak ada hubungannya dengan itu. Website itu tidak tergantung pada waktu.

9.  Interaksi Pengguna
Keluar dari blog dan website, blog dianggap lebih interaktif. Blog menawarkan pengunjung berupa opsi untuk berkomentar, menyukai, dan membagikan postingan. Sementara website biasanya admin memblok komentar sehingga membuat website kurang interaktif.

10. Search Engine
Setiap kali pengguna mencari menggunakan mesin pencari tertentu, maka blog yang akan dicari lebih banyak dibandingkan dengan website. Karena isi blog terus berubah, itu menyebabkan mesin pencari melakukan pencarian lebih banyak pada blog. Namun isi website ini statis sehingga website memiliki pencarian yang terbatas.

Nah sobat D'Genera, itu saja artikel yang bisa saya sajikan kali ini. Semoga bermanfaat bagi Anda semua dan membuat Anda menjadi mengerti mengenai perbedaan antara blog dan website.


Kamis, 22 Januari 2015

Blog merupakan singkatan dari web log[1] adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.